Tingkatkan Akuntabilitas ASN, Badan Penghubung Sulbar Sosialisasikan Tata Cara Pengisian Instrumen TPP

waktu baca 2 menit

Jakarta – Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat melakukan kegiatan sosialisasi tata cara pengisian instrumen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Langkah ini sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas serta ketepatan pelaporan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan dilaksanakan secara virtual pada Selasa, 03 Maret 2026.

Sosialisasi ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. Dan juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memastikan pemberian TPP berbasis pada capaian kinerja, disiplin, dan tanggung jawab pegawai.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma menegaskan bahwa pengisian instrumen TPP harus dilakukan secara cermat, objektif, dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.

Tahapan Pengisian Instrumen TPP

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan beberapa tahapan penting dalam pengisian instrumen TPP, yaitu:

1. Pengisian Data Identitas Pegawai. Pegawai wajib memastikan data pribadi seperti nama, NIP, jabatan, dan unit kerja telah sesuai dengan data kepegawaian terbaru.

2. Input Capaian Kinerja Harian dan Bulanan. Setiap ASN diminta mengisi laporan aktivitas kerja berdasarkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang telah disusun sebelumnya. Uraian kegiatan harus jelas, terukur, dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

3. Verifikasi Kehadiran dan Disiplin. Data kehadiran menjadi salah satu komponen utama dalam perhitungan TPP. Oleh karena itu, sinkronisasi dengan absensi elektronik perlu diperhatikan.

4. Penilaian Atasan Langsung. Setelah pegawai mengisi instrumen, atasan langsung melakukan verifikasi serta memberikan penilaian sesuai capaian dan kualitas pekerjaan.

5. Rekapitulasi dan Validasi Akhir. Bagian kepegawaian melakukan pengecekan akhir sebelum data diproses lebih lanjut untuk pembayaran TPP.

Meningkatkan Transparansi dan Profesionalisme

Melalui kegiatan ini, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat berharap seluruh ASN dapat memahami mekanisme pengisian instrumen TPP secara benar dan tepat waktu. Transparansi dalam pelaporan kinerja dinilai penting untuk mendorong budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil.

Sosialisasi diakhiri dengan sesi tanya jawab serta simulasi pengisian instrumen guna memastikan seluruh peserta memahami proses secara menyeluruh.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pelaksanaan TPP di lingkungan Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta membangun SDM yang unggul dan berkarakter.

error: Content is protected !!
Play sound