Terlibat Bentrok Antarkelompok, Polisi Tahan 38 Pemuda di Polman

waktu baca 2 menit
Penampakan para pemuda yang terlibat bentrok antarkelompok di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Polman – Bentrokan antarkelompok pemuda meledak di Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (1/2).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.20 WITA. Satu warga Patampanua terluka di kepala akibat terkena lemparan batu. Polisi menahan 38 terduga pelaku dan membawa mereka untuk menjalani pemeriksaan.

Polres Polman bergerak usai menerima laporan warga. Kasat Reskrim, AKP Budi Adi memimpin tim bersama unsur Intelkam dan piket pengawasan langsung menuju lokasi untuk meredam situasi yang sempat memanas.

Informasi kepolisian menyebut, keributan berawal saat kelompok pemuda dari kawasan Pasar Sentral Polewali mendatangi Patampanua. Mereka mencari seseorang yang diduga punya masalah dengan kelompok mereka. Target tidak mereka temukan. Situasi berbelok cepat ketika rombongan itu melempar batu, lalu memicu reaksi warga dan pemuda setempat.

Lemparan batu itu diduga mengenai kepala seorang warga. Korban mengalami luka dan keluarga melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Polman dengan Nomor LP: LP/B/42/II/2026/SPKT/Polres Polman/Polda Sulbar.

Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi menegaskan, polisi sudah mengamankan puluhan orang dan menelusuri peran masing-masing.

“Sebanyak 38 terduga pelaku telah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran masing-masing. Situasi di lokasi kejadian sudah berhasil kami kendalikan dan dalam keadaan aman,” ujar Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi.

Mayoritas terduga pelaku berusia remaja. Polisi belum membeberkan rincian peran tiap orang ke publik karena proses pemeriksaan masih berjalan.

Polres Polman mengingatkan warga, terutama kalangan muda, agar tidak terpancing provokasi, menjauhi kekerasan, dan menjaga keamanan lingkungan tetap kondusif.

error: Content is protected !!
Play sound