Seleksi Paskibraka Sulbar: 90 Peserta Berebut 2 Tiket Nasional dan 67 Kursi Provinsi 

waktu baca 2 menit

Sulbar — Sebanyak 90 peserta mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Barat 2026. Mereka memperebutkan 2 tiket ke tingkat nasional dan 67 posisi untuk tingkat provinsi.

Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar seleksi selama lima hari. Ajang ini menjadi pintu awal bagi generasi muda yang ingin tampil pada upacara kenegaraan, baik di pusat maupun di provinsi.

Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, mengingatkan peserta agar memahami ketatnya persaingan sejak awal. Ia menilai seleksi ini bukan sekadar adu kemampuan fisik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Ini adalah sebuah proses. Pasti ada yang lolos dan ada yang tidak. Jangan kecewa bagi yang belum berhasil, karena ini bagian dari perjalanan kehidupan,” ujar Junda Maulana.

Ia menegaskan, panitia tidak hanya menilai postur, tetapi juga kedisiplinan, kemampuan mengatur waktu, keterampilan baris-berbaris, serta jiwa kepemimpinan.

“Paskibraka harus disiplin. Tanpa disiplin akan sulit. Selain itu, kemampuan mengatur waktu, keterampilan baris-berbaris, serta nilai-nilai kepemimpinan juga menjadi bagian penting dalam penilaian, selain postur,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh peserta memiliki peluang yang sama selama memenuhi syarat. Karena itu, ia meminta panitia menjaga objektivitas selama proses berlangsung.

“Kita berharap proses ini berjalan fair, karena semua peserta memenuhi persyaratan. Tinggal siapa yang terbaik di antara mereka, itulah yang akan terpilih,” tandas Junda Maulana.

Peserta yang belum lolos di tingkat provinsi tetap berpeluang bertugas di daerah masing-masing sebagai bagian dari Paskibraka kabupaten.