Polantas Polda Sulbar Kawal Keselamatan Siswa di Kalukku, Pengendara Ikut Diedukasi

waktu baca 2 menit

Mamuju — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat memperketat pengawasan lalu lintas di kawasan sekolah, Senin (11/5).

Personel Polantas turun langsung ke SD Inpres Auni, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, untuk mengatur arus kendaraan sekaligus mengedukasi pengguna jalan.

Kegiatan tersebut berada dalam pantauan PS Kasat PJR AKP Adriyan Fredrick Kopong. Sejumlah personel tampak berjaga di titik penyeberangan dan jalur utama sekitar sekolah yang ramai kendaraan.

Fokus utama petugas yakni memastikan keselamatan siswa saat jam pulang sekolah. Polisi membantu anak-anak menyeberang jalan serta mengurai arus lalu lintas di depan sekolah yang berada di jalur umum dengan aktivitas kendaraan cukup padat.

Langkah itu menjadi upaya preventif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan pendidikan. Kehadiran polisi di sekitar sekolah juga memberi rasa aman bagi siswa maupun orang tua.

Tak hanya mengatur kendaraan, personel Polantas turut menyasar pengendara yang melintas di area sekolah. Petugas mengingatkan pengemudi agar mengurangi kecepatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan pejalan kaki, khususnya anak-anak sekolah.

Polantas menilai kawasan pendidikan harus menjadi zona aman yang mendapat perhatian bersama. Kesadaran pengendara dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan ketertiban lalu lintas di sekitar sekolah.

AKP Adriyan Fredrick Kopong menegaskan pengamanan di lingkungan sekolah tidak cukup hanya melalui edukasi kepada siswa.

“Kami tidak hanya membekali anak-anak dengan pengetahuan, tetapi juga memastikan kondisi di jalan raya aman dan tertib. Edukasi kepada pengendara juga sangat penting, karena keselamatan anak-anak juga bergantung pada kepatuhan dan kehati-hatian para pengemudi yang lewat,” kata AKP Adriyan Fredrick Kopong.

Pihak sekolah dan orang tua siswa menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran polisi di titik penyeberangan mampu meningkatkan keamanan sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.