Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap Gubernur Sulbar Tembus 81,5 Persen, Infrastruktur Jadi Penopang Utama
Sulbar — Kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka memperoleh penilaian positif dari publik.
Hasil survei Terravox Indonesia mencatat tingkat kepuasan masyarakat (approval rating) mencapai 81,5 persen, menandai tingginya penerimaan publik terhadap arah kebijakan pemerintahan daerah.
Survei bertajuk “Barometer Sulawesi Barat: Mengukur Kepuasan Masyarakat dan Arah Pembangunan Daerah” itu berlangsung pada 27 April–12 Mei 2026. Kajian ini memotret persepsi warga terhadap kinerja pemerintah provinsi melalui pendekatan kuantitatif yang terukur dan berbasis sampel.
Selain tingkat kepuasan, survei juga mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Gubernur Sulbar berada pada angka 82,75 persen. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi persepsi positif masyarakat terhadap efektivitas tata kelola pemerintahan daerah.
Dari sisi evaluasi program, sebanyak 72,75 persen responden menilai janji-janji kampanye telah terealisasi. Sementara itu, 78 persen responden menyatakan kondisi Sulawesi Barat saat ini lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, yang mengindikasikan meningkatnya optimisme publik terhadap arah pembangunan daerah.
Sektor infrastruktur menjadi indikator paling dominan dalam pembentukan persepsi positif tersebut. Sebanyak 28 persen responden menyebut pembangunan jalan dan jembatan sebagai capaian paling menonjol, disusul layanan kesehatan sebesar 17 persen dan penguatan UMKM sebesar 13 persen. Tingkat kepuasan terhadap infrastruktur transportasi secara spesifik mencapai 78,25 persen.
Pada aspek birokrasi, survei mencatat 80,75 persen responden merasa puas terhadap kemudahan layanan administrasi publik. Temuan ini menunjukkan adanya persepsi positif terhadap reformasi layanan pemerintahan yang dinilai semakin efisien dan responsif.
Meski demikian, survei juga mengidentifikasi sejumlah tantangan kebijakan yang masih perlu mendapat perhatian. Stabilitas harga kebutuhan pokok serta pemerataan akses layanan dasar seperti listrik dan air bersih di wilayah terpencil menjadi isu yang dinilai belum sepenuhnya optimal. Area ini diperkirakan akan menjadi fokus lanjutan kebijakan pemerintah provinsi.
Terravox Indonesia melibatkan 400 responden yang telah memiliki hak pilih dan tersebar secara proporsional di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Pengambilan data menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 4,9 persen.
Seluruh proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur oleh surveyor terlatih, guna memastikan akurasi serta validitas persepsi publik yang dihimpun dalam survei tersebut.





