Polres Majene Pantau Gudang Bulog Guna Pastikan Pasokan Pangan Terjaga

waktu baca 2 menit

Majene – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majene melakukan pemantauan Gudang Bulog Majene, Jumat 7 Maret 2025.

Pemantauan berlangsung pukul 13.00 WITA melalui Tim Pidana Tertentu (Tipidter). Kegiatan itu dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga ketahanan pangan di wilayah Majene. Utamanya menjaga kestabilan pasokan demi menekan lonjakan harga di bulan Ramadan ini.

Pemantauan itu dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Laurensius Madya Wayne bersama timnya. Ada Kanit Tipidter IPDA M. Paridon Badri  dan anggota Unit III Tipidter Satreskrim Polres Majene.

Dalam pemantauan tersebut, mereka memeriksa gudang yang dikelola oleh Bulog Majene yang menyimpan berbagai jenis bahan pokok yang diperlukan oleh masyarakat.

Hasil dari patroli dan pemantauan ini menyatakan bahwa Gudang Bulog Majene bukanlah tempat untuk pengemasan atau pengemasan kembali bahan pokok, melainkan hanya digunakan untuk penyimpanan bahan pokok yang sudah siap didistribusikan.

Dengan demikian, gudang tersebut berfungsi sebagai pusat penyimpanan yang memastikan pasokan bahan pangan tetap terjaga, khususnya untuk kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.

“Kegiatan pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa distribusi bahan pokok berjalan dengan lancar dan aman, serta untuk mencegah adanya penimbunan atau praktik yang dapat merugikan masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan yang mana kebutuhan pangan akan meningkat. Kami akan terus memantau dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan,” ucap Kasatreskrim Polres Majene, AKP Laurensius Madya Wayne.

Menurut dia, pemantauan tersebut juga merupakan bagian dari upaya Polres Majene dalam menjaga ketahanan pangan dan mencegah terjadinya masalah yang dapat mengganggu kestabilan sosial, terutama pada bulan suci Ramadan yang biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan bahan pokok.

Pihak kepolisian Polres Majene juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir, karena pihaknya akan terus memantau dan memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan atau penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat

error: Content is protected !!