Tak Sekadar Tempat Baca Buku, Perpustakaan Mamuju Jadi Wadah Pelajar Diskusikan Gagasan
Mamuju – Uji coba layanan perpustakaan di hari libur terus berjalan. Bahkan, tak sekadar tempat baca buku, tetapi jadi wadah diskusi para pemuda.
Siang tadi, belasan pelajar MBS At-Tanwir Muhammadiyah berdialog santai di Perpustakaan Mamuju. Tepatnya di kawasan Kantor Dinas Perpustakan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju.
Di sana, pelajar itu mendiskusikan bidang jurnalistik. Mereka hendak belajar seputar pemberitaan untuk mendokumentasikan berbagai aktivitas di sekolahnya.
Guru mereka, Moch. Ferdi Al Qadri yang memimpin diskusi tersebut. Pembahasannya memang cukup alot, namun berbobot. Mereka saling berbagi informasi untuk memaksimalkan rencana mereka.
“Kami ingin membuat lembaga pers untuk mendokumentasikan kegiatan-kegiatan di sekolah. Sekaligus menjadi tempat untuk belajar dan menajamkan nalar kritis mereka melalui tulisan. Baik itu menulis esai, feature, dan keterampilan dasar lainnya,” ujar Moch. Ferdi Al Qadri.
Dia pun bersyukur Dispusip Mamuju selalu bersedia memfasilitas mereka mendiskusikan gagasan-gagasan di Perpustakaan Mamuju.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan itu. Tidak hanya pada akses bacaan, tetapi tempat untuk kami berkegiatan,” tandasnya.






