Lomba Bertutur Dispusip Mamuju Mengasah Jiwa Kompetisi, Minat Baca dan Karakter Siswa dalam Panggung Cerita
Mamuju – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju menggelar lomba bertutur tingkat SD/MI bertajuk Maccanga atau Maccarita Angngatanta, siang tadi.
Lomba ini merupakan kegiatan rutin Dispusip Mamuju untuk menumbuhkan minat baca, membentuk karakter, dan menanamkan jiwa kompetitif peserta.
Kegiatannya berlangsung sehari di Home Theater Dispusip Mamuju. Tujuh belas peserta hadir memeriahkan ajang tersebut. Mereka adalah siswa-siswi kelas 4 dan 5 dari berbagai sekolah.
Mereka ditantang membawakan kisah-kisah perjuangan, kepahlawanan, dan legenda yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun karakter.
Ada 4 dewan juri yang menilai performa setiap peserta. Mereka memang andal di bidang itu. Keempatnya, sastrawan Adi Arwan Alimin, pemerhati literasi M. Zakir Akbar, guru Muhfatia Muhdar, dan pendongeng Sakina Amaliah Pratiwi.
Semua peserta mendapat sertifikat dan tubler. Adapun enam pemenang diberi trofi dan uang pembinaan dengan total Rp3,8 juta.

Kepala Dispusip Kabupaten Mamuju, M. Fausan Basir menjelaskan, lomba ini diharapkan mampu mendorong kepercayaan diri para peserta untuk mengasah diri, menambah kosakata, dan membangun karakternya.
“Kenapa membangun karakter? Karena apa yang dituturkan ini adalah kisah atau sejarah-sejarah tentang kepahlawanan yang punya value, punya nilai yang kemudian bisa ditangkap oleh anak-anak, sehingga bisa membangun atau membangkitkan karakternya,” ujar Fausan.
Selain menjadi rutinitas, lomba bertutur juga merupakan ajang kompetisi berjenjang. Kata Fausan, satu dari enam pemenang akan mewakili Kabupaten Mamuju untuk ikut lomba serupa di tingkat provinsi.
“Mudah-mudahan bisa lolos dan juga mendapat juara di tingkat provinsi. Setelah itu akan mewakili Sulawesi Barat di tingkat nasional,” tandasnya.





