Bapperida Sulbar Dorong Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan

waktu baca 2 menit

Mamuju – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar perkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan Sumber Daya Air (SDA).

Komitmen tersebut menguat dalam pertemuan koordinatif antara Bapperida Sulbar, Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA), dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V, Selasa (27/1).

Dalam pertemuan itu, Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menyampaikan pentingnya mempertajam sinkronisasi kebijakan pengelolaan SDA. Khususnya pada isu strategis Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Karama. Daerah itu memiliki peran vital bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Amujib menegaskan, pengelolaan SDA membutuhkan kolaborasi erat antara BWS sebagai pengelola teknis sungai. Adapun pemerintah daerah sebagai pengelola wilayah daratan. Kondisi ini mengingat banyak persoalan pencemaran dan degradasi kualitas air justru bersumber dari aktivitas di darat.

“Kita harus memiliki desain pengelolaan yang terintegrasi. Balai Wilayah Sungai mengelola alur sungai, sementara pemerintah daerah bertanggung jawab memastikan aktivitas di wilayah daratan tidak mencemari dan merusak kualitas air,” kata Amujib.

Ia pun menekankan, pembangunan di Sulbar tidak boleh hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, seperti jalan dan gedung semata. Pembangunan sumber daya manusia yang berwawasan lingkungan, serta penegakan regulasi yang konsisten, harus menjadi prioritas dan terhubung dengan arah kebijakan nasional.

“Pembangunan tidak cukup hanya fisik. Kita harus membangun kesadaran lingkungan masyarakat serta memastikan regulasi daerah selaras dengan kebijakan pusat agar dampaknya benar-benar dirasakan,” tambahnya.

error: Content is protected !!