Dinas ESDM Sulbar dan DiskominfoSS Kolaborasi Kembangkan Aplikasi Listrik Gratis
Mamuju – Dinas ESDM Sulbar berkoordinasi dengan DiskominfoSS Sulbar untuk mengembangkan aplikasi ketenagalistrikan mandiri.
Aplikasi ini dirancang mendukung Program Listrik Gratis bagi masyarakat kurang mampu, mulai dari pengusulan hingga pemantauan penyaluran bantuan. Koordinasi berlangsung di Kantor DiskominfoSS Sulbar, Selasa (3/2).
Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar, Qamaruddin Kamil, memimpin pertemuan bersama Inspektur Ketenagalistrikan Farid Asyhadi dan staf Bidang Ketenagalistrikan Abdul Rahman. Jajaran teknis kedua perangkat daerah ikut membahas kebutuhan sistem, alur data, serta integrasi layanan.
Qamaruddin menjelaskan, aplikasi tersebut menyasar penguatan tata kelola program agar lebih terukur dan akuntabel. Utamanya pada tahapan verifikasi penerima manfaat dan pemantauan distribusi.
“Aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah proses pengusulan dan perencanaan program, verifikasi data Rumah Tangga Sasaran (RTS), monitoring distribusi bantuan listrik gratis, serta perhitungan Rasio Elektrifikasi (RE) secara real-time di seluruh wilayah Sulawesi Barat,” jelasnya.
Ia juga memaparkan capaian elektrifikasi Sulbar. Menurutnya, Rasio Elektrifikasi (RE) PLN di Sulbar mencapai 90,97 persen. Namun, masih ada sekitar 9 persen atau kurang lebih 36.000 rumah tangga yang belum menikmati listrik PLN. Sebagian warga masih mengandalkan sambungan listrik tetangga atau pembangkit mandiri seperti PLTS dan PLTMH.
Di sisi lain, Kepala Dinas ESDM Sulbar Bujaeramy Hassan mendorong setiap bidang menghadirkan inovasi yang aplikatif untuk memperkuat layanan publik. Termasuk penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada sektor energi dan sumber daya mineral.
Dinas ESDM Sulbar menargetkan aplikasi ketenagalistrikan ini mempercepat verifikasi penerima, memperkuat pemantauan penyaluran, serta memastikan Program Listrik Gratis berjalan lebih efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat Sulawesi Barat.






