Kawal Penyaluran Bantuan CPP, Kodim Mamuju Antar Harapan dalam Sekarung Beras hingga ke Pelosok

waktu baca 2 menit

Mamuju – Di tengah medan yang menantang dan akses jalan yang tak selalu ramah, prajurit TNI Kodim 1418/Mamuju tetap melangkah tegap dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Senin kemarin, Kodim bersama Bulog dan Dinas Ketapang Mamuju mendampingi penyaluran Bantuan Pangan Beras (BPB) Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bulan Juni dan Juli.

Selain di Kecamatan Mamuju dan Simboro, pengawalan distribusi juga berlangsung di Kecamatan Kalumpang. Ribuan keluarga prasejahtera di daerah itu telah menantikannya dengan penuh harap.

“Ada 2.761 penerima PBP akan menerima bantuan beras dari pemerintah,” sebut Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf. Andik Siswanto.

Dandim Mamuju mengatakan bahwa ini menjadi wujud sinergi antara TNI AD dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam mendukung distribusi bantuan pangan kepada
masyarakat penerima bantuan, Ujarnya.

“Kodim 1418/Mamuju siap membantu kelancaran distribusi bantuan pangan hingga kepelosok wilayah, bahwa pengawalan distribusi ini penting agar berjalan aman. dan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat kita yang benar benar membutuhkan”, Tegas Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf Andik Siswanto S.I.P., M.I.Pol,

Adapun tempat pelaksanaan penyaluran yakni Desa Tadui, Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju.

Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan beras bulan Juni dan Juli Tahun 2025.

Sebanyak 2.761 PBP di Kecamatan Kalumpang akan menerima bantuan beras dari pemerintah, Ungkap Andik Siswanto.

“Pengawalan distribusi bantuan seperti ini merupakan bagian dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam aspek ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat termasuk di wilayah Kec. Kalumpang,” ujar Andik Siswanto

Program bantuan pangan berupa beras ini merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan bahan pokok dan menjamin ketersediaan pangan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan, Tutup Kolonel Andik Siswanto.

error: Content is protected !!
Play sound