Polisi Kawal Panen Petani, 5 Ton Jagung Warga Alu Tembus Bulog dengan Harga Stabil
Polman – Aparat kepolisian di Polewali Mandar (Polman) mulai mengambil peran lebih jauh dalam rantai distribusi pangan.
Bhabinkamtibmas Desa Alu, Aipda Rahman J., turun langsung mengawal penjualan 5 ton jagung milik petani ke Gudang Bulog di Wonomulyo, Jumat (27/3).
Pendampingan ini bertujuan memastikan transaksi berjalan lancar, aman, dan sesuai harga yang ditetapkan. Jagung sebanyak 5.000 kilogram tersebut terjual dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan kadar air 12,6 persen.
Langkah ini sekaligus menjawab kekhawatiran petani terkait fluktuasi harga dan potensi permainan dalam distribusi hasil panen. Kehadiran aparat menjadi jaminan transparansi dalam proses jual beli.
“Kami mendampingi penjualan jagung petani Desa Alu ke Bulog agar transaksi berjalan lancar dan harga yang diterima petani sesuai ketentuan. Ini juga bentuk dukungan kami terhadap petani lokal dalam memasarkan hasil produksinya,” kata Aipda Rahman J.
Kapolsek Allu, Iptu Ansar, menilai pendampingan tersebut mencerminkan komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas sektor pertanian, terutama pada tahap distribusi hasil panen.
“Pendampingan ini menunjukkan komitmen kami untuk mendukung petani lokal, memastikan penjualan hasil pertanian berjalan aman, lancar, dan transparan. Sinergi antara polisi dan kelompok tani sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat Desa Alu,” ucap Iptu Ansar.
Keterlibatan aparat dalam distribusi hasil pertanian menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan petani memperoleh harga yang layak.
Sinergi antara kepolisian dan kelompok tani di Desa Alu diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.





