Satu Dekade Polda Sulbar: Perkuat Pelayanan Publik dan Respons atas Aspirasi Warga

waktu baca 2 menit

Mamuju — Polda Sulbar menandai usia ke-10 pada Senin, 1 Juni 2026, dengan menegaskan komitmen memperkuat kualitas pelayanan publik serta meningkatkan respons terhadap kebutuhan masyarakat.

Momentum satu dekade ini menjadi ajang evaluasi atas capaian institusi sekaligus pijakan untuk memperkuat peran kepolisian dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menilai berbagai capaian yang diraih selama 10 tahun terakhir lahir dari kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut mencakup pemerintah daerah, TNI, hingga kementerian dan lembaga terkait.

“Alhamdulillah, hari ini, 1 Juni 2026, Polda Sulbar memasuki usia 10 tahun. Tentu dalam perjalanannya, keberhasilan yang saat ini bisa diraih tidak semata-mata hanya prestasi Polda Sulbar sendiri, tetapi merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah, TNI, serta unsur kementerian dan lembaga lainnya,” ujar Adi Deriyan Jayamarta.

Dalam perspektif kelembagaan, usia satu dekade menjadi fase penting bagi Polda Sulbar untuk memperkuat kapasitas adaptif di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Kapolda menekankan pentingnya kemampuan institusi dalam menangkap aspirasi, keluhan, dan harapan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pelayanan dan pemeliharaan keamanan.

“Harapan kita ke depan, semoga Polda Sulbar semakin mampu membuka mata dan telinganya. Artinya, mampu melihat dan mendengarkan seluruh keluhan serta harapan masyarakat. Semua itu harus menjadi semangat bagi Polda Sulbar untuk mewujudkan keamanan di Provinsi Sulbar,” katanya.

Peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu agenda strategis yang akan terus mendapat perhatian. Polda Sulbar berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih efektif, cepat, dan mudah diakses, terutama dalam berbagai kebutuhan administrasi kepolisian.

“Tentu pelayanan menjadi salah satu faktor yang harus ditingkatkan. Ke depan, kita akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan, baik dalam pengurusan administrasi kepolisian maupun pelayanan lainnya,” jelas Adi Deriyan Jayamarta.

Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Sulbar juga menegaskan dukungannya terhadap program-program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Salah satu fokus yang terus mendapat perhatian ialah percepatan penanganan stunting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Itu juga merupakan bagian dari program kepolisian, yaitu membantu masyarakat dalam upaya mengurangi stunting yang ada di masyarakat,” tututnya.

Peringatan HUT ke-10 Polda Sulbar merefleksikan perjalanan institusi yang terus berupaya memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas kolaborasi lintas sektor. Langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk menghadirkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang semakin efektif bagi masyarakat Sulawesi Barat di masa mendatang.