TNI dan Warga Kebut Jembatan Salu Patagang, Akses Terisolasi Segera Terbuka
Pasangkayu — TNI bersama warga menggenjot pembangunan jembatan gantung di Sungai Salu Patagang, Dusun Tinapu, Sabtu (4/4).
Proyek ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak akses transportasi yang selama ini menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Kodim 1427/Pasangkayu mengerahkan personel lintas satuan dan menyatu dengan masyarakat dalam kerja lapangan. Bati Bakti Sertu Puguh, Praka Yogi, Babinsa Sertu Mukhsin dan Sertu Sultoni, serta 21 personel Yon TP 874/VSG turun langsung bersama warga yang dipimpin tokoh masyarakat Supri.
Pekerjaan difokuskan pada pengecoran dudukan tiang di sisi seberang sungai. Tahap ini krusial karena menentukan daya tahan konstruksi jembatan gantung. Progres tersebut menjadi fondasi sebelum pemasangan struktur utama.
Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu, Sertu Mukhsin, menegaskan pembangunan ini menyasar kebutuhan riil masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini sangat penting untuk mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas sehari-hari warga di Dusun Tinapu,” kata Sertu Mukhsin, siang tadi.
Kehadiran TNI mempercepat ritme kerja sekaligus memantik partisipasi warga. Sinergi ini tidak hanya mendorong pembangunan fisik, tetapi juga menguatkan tradisi gotong royong yang menjadi kekuatan sosial di tingkat desa.
Tokoh masyarakat Supri menilai keterlibatan TNI memberi energi baru bagi warga.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran TNI yang selalu hadir bersama rakyat. Ini menjadi bukti bahwa TNI benar-benar dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Akselerasi pembangunan jembatan ini mempertegas peran Kodim 1427/Pasangkayu dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Infrastruktur tersebut diharapkan segera membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Tinapu.





