TNI dan Warga Pacu Pembangunan Jembatan Garuda, Kerja Tanpa Henti Siang-Malam
Majene — Personel Kodim 1401/Majene bersama warga mempercepat pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Bawappu, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda.
Mereka bekerja tanpa jeda, siang hingga malam, untuk mengejar penyelesaian infrastruktur vital tersebut. Aktivitas di lokasi nyaris tak berhenti.
Pada malam hari, personel TNI dan warga tetap mengelas rangka besi dengan penerangan terbatas. Siang harinya, mereka melanjutkan pengecoran, menyusun batu, serta merapikan struktur penopang jembatan.
Kerja kolektif ini menunjukkan kuatnya gotong-royong. Warga dan prajurit berbagi peran, dari pekerjaan teknis hingga dukungan lapangan. Kolaborasi tersebut menjadi respons cepat atas kebutuhan akses dasar masyarakat setempat.
Dandim 1401/Majene, Letkol Czi Aji Setyawan menilai percepatan pembangunan bergantung pada pemanfaatan waktu dan partisipasi warga.
“Kami bersama masyarakat berupaya memaksimalkan waktu yang ada. Pekerjaan dilakukan tidak hanya pada siang hari, tetapi juga malam hari agar pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga,” ujar Letkol Czi Aji Setyawan, dalam rilisnya Senin (13/4).
Jembatan sepanjang 50 meter dengan lebar 1,2 meter itu akan menjadi jalur penting bagi mobilitas warga. Akses tersebut diproyeksikan memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah Malunda, khususnya Desa Mekkatta.
Keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penentu percepatan proyek. Dengan ritme kerja yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Garuda ditargetkan rampung dalam waktu dekat dan segera memberi dampak langsung bagi warga.






