Lepas Persimaju ke Liga 4 Piala Presiden, Gubernur SDK Tekankan Mental Juara di Tengah Keterbatasan

waktu baca 2 menit

Mamuju — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melepas kontingen Persimaju yang akan mewakili Sulbar pada ajang Liga 4 Piala Presiden 2026, Selasa (26/5).

Dalam pelepasan itu, Suhardi menekankan pentingnya mental juara dan daya juang tim di tengah keterbatasan yang masih membayangi sepak bola daerah.

Menurut Suhardi, kompetisi nasional bukan sekadar arena pertandingan, tetapi juga ruang pembuktian kapasitas daerah dalam membangun olahraga yang kompetitif dan berdaya saing.

“Di tengah keterbatasan yang sangat memuncak, mental juara itu harus melampaui keterbatasan dan mampu menerobos keterbatasan,” ujar Suhardi Duka.

Ia mengakui peta persaingan Liga 4 Piala Presiden tidak mudah diprediksi. Seluruh tim peserta, kata dia, datang dengan karakter dan kekuatan berbeda sehingga setiap pertandingan menuntut kesiapan mental maupun strategi.

“Mungkin kita tidak bermimpi untuk juara, karena peta kompetisi ini sangat beragam. Kita tidak tahu kemampuan mereka dan mereka juga tidak tahu kemampuan kita, karena ini Liga 4,” katanya.

Pasang Target Realistis

Meski demikian, Suhardi tetap memasang target realistis bagi Persimaju. Ia berharap wakil Sulbar mampu menembus fase-fase krusial dan mencatat prestasi yang dapat mengangkat nama daerah pada level nasional.

“Olehnya itu saya berharap Persimaju bisa lolos 32 besar, kemudian masuk 16 besar. Kalau Persimaju bisa masuk 8 besar, itu sudah prestasi dan sangat membanggakan kita,” ungkap Suhardi Duka.

Selain hasil akhir, Suhardi meminta para pemain tampil dengan karakter permainan yang berkualitas dan atraktif. Ia menilai performa tim di lapangan akan menjadi representasi semangat serta identitas olahraga Sulawesi Barat.

“Bermain dengan kualitas yang baik, bermain dengan cantik,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Suhardi juga mendorong dukungan lintas sektor terhadap perkembangan olahraga daerah. Ia meminta perbankan dan organisasi perangkat daerah ikut membantu kebutuhan tim selama mengikuti kompetisi nasional.

“Saya minta izin kepada Pinca BRI dan BPD untuk membantu mensupport Persimaju. Kepala Dispoparekraf Sulbar juga support semua,” ujar Suhardi Duka.

Dukungan tersebut, menurutnya, penting agar pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada kemampuan internal klub. Kolaborasi pemerintah, swasta, dan lembaga pendukung dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem sepak bola daerah.

Menutup sambutannya, Suhardi secara resmi melepas keberangkatan kontingen Persimaju menuju ajang Liga 4 Piala Presiden 2026.

“Besok berangkat, kita doakan Anda sukses. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kontingen Persimaju yang mewakili Sulbar dalam Piala Presiden saya lepas secara resmi,” tutupnya.