Hadiri Musda KBPP Polri Sulbar, Gubernur Dorong Peran Strategis untuk Pembangunan Daerah

waktu baca 2 menit

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) mendorong Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) II KBPP Polri Sulbar di Hotel Maleo, Sabtu, 25 April 2026.

SDK menilai KBPP Polri memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial yang mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah. Organisasi ini, kata dia, tidak hanya menghimpun anggota, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah.

“Kita tahu KBPP Polri merupakan anak-anak lahir dari Polri Indonesia, tentunya ini adalah bagian menghimpun kekuatan,” kata SDK.

Ia menjelaskan, peran anggota KBPP Polri dapat bersinggungan dengan tugas-tugas negara, termasuk mendukung fungsi kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial.

“Ia juga menambahkan bahwa tugas-tugas polisi dan tugas negara sebagian bisa menjadi bagian tugas anggota KBPP Polri.”

SDK turut menyinggung dinamika organisasi pada masa lalu yang turut membentuk jaringan sosial hingga saat ini.

“Jadi dimasa orde baru banyak organisasi bermunculan. Saya juga masuk organisasi keluarga Abri waktu itu,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan organisasi seperti KBPP Polri tetap relevan karena mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata, sekecil apa pun peran yang diambil.

“Jadi selain kita mebolisasi kekuatan di KBPP Polri , kita juga mebolisasi peran dan mengambil setiap sekecil apapun peran itu pasti berdampak dalam menjaga harta dan martabak bangsa,” ujarnya.

SDK menilai kolaborasi lintas sektor di tubuh KBPP Polri menjadi kekuatan tersendiri. Ia menyebut organisasi ini berisi berbagai unsur, mulai dari birokrasi hingga kalangan pengusaha.

“Kita semua ini bisa membantu pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk demi kemajuan daerah,” tandasnya.