BPBD Sulbar Uji Kesiapan Hadapi Gempa, Semua Pegawai Ikut Simulasi Evakuasi

waktu baca 2 menit

Mamuju — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat menggelar simulasi gempa bumi untuk menguji kesiapsiagaan pegawai menghadapi potensi bencana. Latihan berlangsung di kantor BPBD Sulbar dan melibatkan seluruh aparatur, Jumat (24/4).

Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, memimpin langsung kegiatan tersebut. Simulasi ini menjadi bagian dari upaya sistematis memperkuat respons cepat dan membangun budaya sadar bencana di lingkungan pemerintah.

Latihan dimulai dengan pengarahan singkat terkait prosedur keselamatan saat gempa. Setelah itu, pegawai menjalankan skenario evakuasi mandiri, mulai dari langkah penyelamatan diri hingga bergerak menuju titik kumpul dan melakukan pengecekan kehadiran.

BPBD merancang simulasi ini untuk memastikan setiap pegawai memahami peran dan tindakan yang harus dilakukan saat situasi darurat. Evaluasi dari latihan ini akan menjadi dasar perbaikan sistem respons ke depan.

Muhammad Yasir Fattah menegaskan pentingnya latihan rutin agar kesiapsiagaan tidak hanya bersifat teoritis.

“Simulasi ini bertujuan agar seluruh pegawai memahami langkah-langkah yang tepat saat terjadi gempa, sehingga dapat meminimalisir risiko korban,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang mendorong penguatan budaya mitigasi bencana di seluruh lini pemerintahan.

BPBD Sulbar menargetkan peningkatan kapasitas internal melalui latihan berkala. Selain itu, lembaga ini berharap langkah tersebut dapat menjadi rujukan bagi instansi lain dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang terukur dan responsif.