BPBD Sulbar Percepat Kesiapsiagaan, Gladi Bencana Polman Dimatangkan
Polman — BPBD Provinsi Sulawesi Barat mempercepat penguatan kesiapsiagaan bencana melalui konsolidasi lintas daerah.
Fokus utama mengarah pada pematangan gladi kesiapsiagaan yang akan digelar awal Mei 2026 di Polewali Mandar.
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, bertemu jajaran BPBD Polewali Mandar dalam forum koordinasi, Minggu (26/4).
Pertemuan berlangsung di Warkop Uyaku dan menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka terkait peningkatan respons bencana.
Agenda ini menajamkan persiapan gladi kesiapsiagaan tingkat daerah yang dijadwalkan pada 4–7 Mei 2026. Pemerintah daerah menargetkan simulasi tersebut mampu menguji kesiapan personel, sistem komando, serta efektivitas koordinasi antarinstansi.
Diskusi membedah sejumlah aspek krusial. Peserta merumuskan skenario lapangan, memastikan kesiapan personel, serta mengecek dukungan peralatan. Selain itu, koordinasi lintas sektor menjadi perhatian utama agar respons saat bencana berjalan cepat dan terukur.
Kalaksa BPBD Sulbar menilai sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam menghadapi potensi bencana yang terus meningkat.
“Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, agar seluruh jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kolaborasi dalam menghadapi bencana,” kata Yasir Fattah.
Langkah konsolidasi ini diharapkan memperkuat kapasitas penanggulangan bencana, tidak hanya pada level provinsi, tetapi juga hingga kabupaten. Gladi kesiapsiagaan menjadi instrumen penting untuk mengukur respons nyata sekaligus menutup celah koordinasi yang selama ini kerap muncul saat situasi darurat.





