Dispusip Mamuju Bangun Diskursus Intelektual Pemuda Lewat Bedah Buku Lintas Organisasi

waktu baca 2 menit
Foto bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, M. Fausan Basir usai menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah OKP.

Mamuju – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju menggagas ruang literasi kolaboratif dengan melibatkan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Hari ini, Dispusip Mamuju mengundang sejumlah OKP untuk menawarkan segmen khusus kepemudaan. OKP yang hadir di IMM dan Immawati Cabang Mamuju, Kopri PMII Cabang Mamuju, Kohati HMI Cabang Manakarra, GMKI Cabang Mamuju, dan Sarinah GMNI Cabang Mamuju.

Dalam pertemuan itu, Dispusip menawarkan konsep diskusi kepemudaan melalui bedah buku pergerakan mahasiswa dan pemuda. Mereka setuju dan siap terlibat dalam kegiatan tersebut. Setiap OKP berkesempatan mengajukan buku yang hendak dibedah dan menghadirkan 50 kader serta seorang narasumber.

Dispusip Mamuju akan mendukung kegiatan itu. Mulai dari fasilitasi tempat, konsumsi, seorang pembanding, dan honorarium narasumber. Dispusip juga yang akan menentukan jadwal dari masing-masing OKP.

Kepala Dispusip Mamuju, M. Fausan Basir menuturkan, kegiatan tersebut bukan hanya ajang bedah buku, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi pemuda untuk menajamkan pemikiran dan menghidupkan kembali ruang-ruang intelektual.

“Kami membuka kesempatan kepada teman-teman untuk menghidupkan ruang-ruang intelektual ini agar perpustakaan betul-betul menjadi episentrum pengetahuan di Mamuju,” kata Fausan dalam arahannya.

Menurut Fausan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Dispusip Mamuju dalam memperluas fungsi perpustakaan sebagai ruang publik yang aktif, dinamis, dan menjadi pusat pengembangan intelektual pemuda di Sulawesi Barat.

“Dan ini akan kita mulai pekan depan,” tandasnya.

error: Content is protected !!