Petugas Damkar Tangkap Ular Berbisa 2,5 Meter Jenis Black Boiga di Mamuju

waktu baca 2 menit

Mamuju – Personel Pemadam Kebakaran Sulbar mengamankan seekor ular berbisa jenis Black Boiga sepanjang sekitar 2,5 meter yang muncul di kawasan kebun dekat rumah jabatan Wakil Gubernur Sulbar, Mamuju, Jumat (1/5).

Kemunculan satwa liar tersebut memicu kekhawatiran warga. Laporan masyarakat langsung masuk ke petugas piket Damkar dan segera ditindaklanjuti dengan operasi pencarian di lokasi.

Personel Damkar, Denny, menyebut tim bergerak cepat begitu menerima informasi dari warga.

“Ada warga yang melapor kepada kami. Begitu menerima laporan, kami segera melakukan pencarian dan penangkapan menggunakan peralatan yang kami miliki. Hasilnya, seekor ular jenis Black Boiga dengan panjang sekitar 2,5 meter berhasil diamankan,” jelasnya.

Penanganan cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan Damkar dalam merespons potensi ancaman di lingkungan permukiman. Keberadaan ular berbisa di area aktivitas warga dinilai berisiko tinggi jika tidak segera ditangani.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Andi Juandi, mengingatkan warga agar tidak mengambil tindakan sendiri saat menemukan hewan berbahaya.

“Kami sarankan agar masyarakat tidak mencoba menangkap hewan berbisa seperti ular dan lebah, kecuali memiliki keahlian serta peralatan yang memadai. Lebih baik segera menghubungi pihak pemadam kebakaran,” ujarnya.

Ular Black Boiga (Boiga dendrophila gemmicincta) dikenal sebagai spesies berbisa menengah yang hidup di Sulawesi. Ular ini memiliki ciri warna hitam mengilap dengan pola cincin, aktif pada malam hari, serta mampu memanjat dan berenang dengan baik. Panjang tubuhnya dapat mencapai lebih dari dua meter, sehingga berpotensi membahayakan jika masuk ke area permukiman.