Bersama Himmagri, Dispusip Mamuju Jadikan Pertunjukkan Puisi dan Nyanyian sebagai Pendekatan Literasi yang Menyenangkan
Mamuju – Sore tadi Home Theater Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju mendadak berubah menjadi panggung ekspresi yang penuh semangat.
Himpunan Mahasiswa Agribisnis Universitas Muhammadiyah Mamuju (Himmagri) menghadirkan pertunjukan seni bertajuk “Puisi dan Nyanyian” yang menggugah rasa dan menyemarakkan ruang literasi.
Acara tersebut dilaksanakan atas kolaborasi Dispusip Mamuju melalui proyek Mamuju Cerdas, Cakap, dan Gemilang atau disingkat Maccanga. Proyek ini merupakan sebuah gerakan literasi yang mendorong kreativitas dan budaya baca-tulis di kalangan generasi muda.
Tak sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi dan suara hati melalui bait-bait puisi yang dalam serta alunan lagu yang menyentuh. Suara lantang para pemuda itu menandai bahwa literasi tak hanya hidup dalam lembaran kata, tetapi juga dalam seni dan ekspresi.
“Pertunjukkan ini merupakan bentuk dukungan kami kepada kader untuk meningkatkan kompetensi atau bakatnya dalam literasi maupun seni,” ujar Ketua Himmagri, Izam Ferdinand.
Izam kagum pun atas kesigapan Dispusip Mamuju merespon permohonan mereka menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, dinas tersebut benar-benar memberikan pelayanan yang pantas diacungi jempol.
“Sebagai ketua himpunan, saya sangat mengapresiasi dukungan Dinas Perpustakaan Mamuju yang telah merespon cepat dan mendukung penuh kegiatan kami. Pelayanannya sangat baik,” paparnya.
Kepala Dispusip Kabupaten Mamuju, M. Fausan Basir menjelaskan bahwa saat ini Dispusip terus berupaya menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif, kreatif, dan adaptif. Dia pun akan terus mendukung kegiatan serupa sebagai bagian dari pendekatan literasi yang menyenangkan.
“Atas intruksi Bupati Mamuju, hari ini perpustakaan mencoba bertransformasi total menampilkan wajah, gagasan, dan perspektif baru tentang perpustakaan. Kita harapkan transformasi ini bisa menjadikan Perpustakaan Mamuju sebagai episentrum pengetahuan di Kabupaten Mamuju,” tandasnya.





