Ditlantas Polda Sulbar Tanamkan Tertib Berkenda dari bangku Sekolah
Mamuju – Upaya membangun disiplin berlalu lintas Polda Sulbar menyasar pelajar. Pagi tadi, personel Ditlantas turun ke SMA Negeri 2 Kalukku. Fokusnya bukan seremoni, melainkan perilaku nyata di jalan.
Sejak pagi, polisi lalu lintas menguasai titik rawan di depan sekolah. Arus kendaraan mereka kendalikan agar siswa aman saat datang dan pulang. Aktivitas sekolah tetap berjalan tanpa kemacetan.
Di sela pengaturan, petugas mendapati sejumlah pelajar mengendarai motor tanpa helm. Teguran pun muncul di tempat. Bukan tilang, melainkan peringatan yang menekan kesadaran risiko kecelakaan.
Aksi kepolisian tidak berhenti di situ. Petugas aktif membantu siswa menyeberang jalan, terutama di jalur padat kendaraan. Langkah sederhana ini menegaskan pesan utama: keselamatan tidak pernah berdiri sendiri.
PS Kasat PJR Polda Sulbar AKP Adriyan Fredrick Kopong menegaskan, pelajar menjadi sasaran utama perubahan perilaku lalu lintas.
“Pelajar adalah masa depan bangsa, sehingga penting bagi kita untuk memberikan pemahaman sejak dini tentang pentingnya tertib berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas. Dengan demikian, kita bisa bersama-sama membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Sulawesi Barat,” tuturnya.
Ia memastikan program ini berlanjut. Polisi akan menyambangi sekolah lain di Mamuju. Selain edukasi, mereka membuka ruang dialog untuk menyerap keluhan pelajar tentang persoalan lalu lintas di sekitar sekolah.
Pendekatan ini menempatkan siswa bukan sekadar objek aturan, melainkan calon pelopor keselamatan di jalan raya.






