Pimpin Upacara 17-an, Danrem 142/Tatag Perkuat Nasionalisme dan Profesionalisme Prajurit

waktu baca 2 menit

Mamuju – Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono menegaskan pentingnya penguatan nasionalisme, disiplin, dan profesionalisme prajurit saat memimpin Upacara Bendera 17-an di Lapangan Tammajarra Makorem 142/Tatag, Mamuju, Jumat (17/7).

Upacara bulanan tersebut menjadi salah satu instrumen strategis TNI Angkatan Darat untuk memperkuat karakter kebangsaan sekaligus menyampaikan arah kebijakan pimpinan kepada seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan satuan.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Brigjen TNI Hartono membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dalam amanat itu, Kasad menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian, loyalitas, serta profesionalisme sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Upacara berlangsung khidmat dan melibatkan seluruh unsur jajaran Korem 142/Tatag. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 142/Tatag, para kepala seksi Korem 142/Tatag, para komandan dan kepala badan pelaksana, prajurit, ASN, serta personel satuan badan pelaksana jajaran Korem 142/Tatag.

Di lingkungan TNI AD, Upacara Bendera 17-an bukan sekadar agenda rutin seremonial. Kegiatan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai sarana pembinaan personel dan media komunikasi organisasi. Melalui forum itu, pimpinan menyampaikan kebijakan, evaluasi, serta arah pembangunan sumber daya manusia guna menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dari perspektif kebangsaan, upacara bendera juga menjadi ruang internalisasi nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. Penghormatan terhadap Sang Merah Putih tidak hanya mencerminkan penghargaan terhadap simbol negara, tetapi juga memperkuat komitmen prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penguatan nilai kebangsaan dinilai semakin relevan di tengah dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan tantangan keamanan yang terus berubah. Karena itu, prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer yang andal, tetapi juga karakter kuat, integritas tinggi, serta kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta.

Melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17-an, Korem 142/Tatag berharap seluruh prajurit dan ASN terus meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga disiplin, serta memperkuat profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Komitmen tersebut menjadi modal penting untuk mendukung terwujudnya pertahanan negara yang kuat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.