Diskominfo Sulbar Apresiasi OPD Aktif Kelola Website dan Medsos

waktu baca 2 menit

Mamuju – DiskominfoSS Sulbar mencatat peningkatan keaktifan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengelola website dan media sosial resmi.

Hasil itu muncul setelah tim melakukan pemantauan selama sepekan untuk menguatkan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkup Pemprov Sulbar.

Pemantauan berjalan lewat Tim Pemantau Kanal Informasi Digital dari Bidang Komunikasi Publik dan Media (KPM) bersama Tim SPBE Diskominfo Sulbar. Tim memantau intensitas unggahan serta kualitas konten informasi kegiatan pemerintahan pada kanal resmi OPD.

Kepala Bidang KPM Diskominfo Sulbar, Dian Afrianty menyebut, sebagian besar OPD merespons pemantauan dengan meningkatkan frekuensi publikasi, terutama terkait program prioritas pemerintah daerah.

“Dari hasil pemantauan awal, kami melihat adanya peningkatan partisipasi OPD dalam mempublikasikan konten. Website dan media sosial OPD mulai aktif menayangkan informasi kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan program prioritas pemerintah daerah,” ujar Dian, dalam rapat evaluasi Penilaian Kanal Web dan Medsos OPD, Senin, 9 Februari 2026.

Kalal Digital Etalase Kinerja Pemerintah Daerah

Dian menilai kanal digital OPD berperan sebagai etalase kinerja pemerintah daerah untuk menyampaikan program serta capaian pembangunan kepada publik, termasuk program yang mendukung Program Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Tim pemantau, kata Dian, akan melanjutkan evaluasi berkala untuk menjaga konsistensi keaktifan dan meningkatkan mutu konten. Tim juga akan mengoordinasikan hasil evaluasi dengan masing-masing perangkat daerah dan melaporkannya kepada pimpinan sebagai bahan kebijakan.

Kepala Diskominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar turut mengapresiasi kerja Bidang KPM dan Tim SPBE serta partisipasi OPD yang mulai aktif mengelola kanal informasi. Ia menegaskan, penguatan publikasi digital bukan sekadar memenuhi indikator SPBE, tetapi juga berpengaruh pada kinerja kehumasan OPD.

“Kami mengapresiasi OPD yang sudah aktif memproduksi konten dan memperbarui website maupun media sosialnya. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa informasi publik merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintah,” kata Ridwan.

Ridwan menambahkan, keaktifan publikasi pada kanal digital OPD menjadi data pendukung penilaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan.

“Peran kehumasan OPD sangat strategis. Jika publikasi dilakukan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan, maka manfaatnya bukan hanya pada penilaian kinerja dan SPBE, tetapi juga pada peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Play sound