Cegah Stunting Sejak Dini, Pemprov Sulbar Aktifkan Pos Pelayanan Balita di Lingkup ASN
Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui kegiatan Pos Pelayanan Balita yang digelar rutin setiap pekan di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulawesi Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (13/2/2026) ini menjadi bagian dari implementasi program prioritas daerah untuk menekan stunting dan kemiskinan ekstrem secara terpadu.
Program ini merupakan wujud pelaksanaan Panca Daya ke-3 Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Pos Pelayanan Balita juga menjadi strategi konkret pemerintah daerah dalam memastikan pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menyasar anak-anak Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Setiap pekan, para orang tua membawa balita mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar, pemantauan tumbuh kembang, serta edukasi gizi. Pendekatan ini diharapkan menjadi contoh penerapan pola asuh sehat dan pemenuhan gizi seimbang di lingkungan kerja pemerintahan.
Kepala DKPPKB Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menjelaskan bahwa layanan utama yang diberikan meliputi pemberian vitamin A, pemeriksaan kesehatan dasar, serta skrining tumbuh kembang anak guna mendeteksi secara dini potensi gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
“Dengan pemantauan rutin, kita dapat melakukan intervensi lebih cepat apabila ditemukan tanda-tanda keterlambatan tumbuh kembang. Ini penting agar anak-anak mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini,” ujarnya.
Menurut dr. Nursyamsi, Pos Pelayanan Balita juga menjadi bagian dari Program Pasti Padu (Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu) yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Program ini mengintegrasikan layanan kesehatan, gizi, dan intervensi sosial berbasis keluarga untuk memastikan anak-anak di Sulawesi Barat tumbuh sehat, cerdas, dan optimal.
Melalui layanan yang rutin dan terstruktur, Pemprov Sulawesi Barat berharap upaya peningkatan gizi ibu dan anak semakin efektif serta mampu mempercepat penurunan angka stunting. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.






