Perkuat Sinergi Tanggap Darurat, BPBD Sulbar Bekali Peserta SAR Basarnas

waktu baca 2 menit

Mamuju — BPBD Provinsi Sulawesi Barat membuka akses pembelajaran lapangan bagi peserta Pelatihan Dasar SAR Basarnas Mamuju.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas personel pencarian dan pertolongan agar lebih siap menghadapi situasi darurat.

Kunjungan berlangsung di Kantor BPBD Sulbar, Minggu (26/4). Peserta pelatihan mendapat pembekalan langsung terkait peralatan kebencanaan serta sistem operasional yang digunakan dalam penanganan bencana.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sulbar, Ulfian, bersama Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda Inaldy Ls Silang menerima rombongan tersebut. Kegiatan ini berjalan atas arahan Kepala Pelaksana BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah, sejalan dengan kebijakan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Materi yang diberikan tidak sebatas teori. BPBD memperkenalkan fungsi peralatan kebencanaan serta peran strategis Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB). Peserta juga meninjau langsung alur kerja dan sistem koordinasi saat penanganan darurat.

Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun pemahaman menyeluruh. Selain meningkatkan keterampilan teknis, peserta juga belajar pola koordinasi lintas lembaga yang kerap menjadi kunci dalam operasi penyelamatan.

Di tempat terpisah, Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menekankan pentingnya kolaborasi antara BPBD dan Basarnas dalam setiap fase penanggulangan bencana.

“Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, agar terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas penanganan bencana,” tandas Muhammad Yasir Fattah.