Gubernur Anugerahkan Satyalancana bagi Tiga ASN Penggerak Pendidikan Sulbar

waktu baca 2 menit
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka saat menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada tiga ASN atas dedikasi mereka di bidang pendidikan.

Sulbar – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada tiga aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai berkontribusi dalam penguatan sektor pendidikan.

Penghargaan itu ia berikan saat upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Mamuju, Sabtu (2/5). Pemberian tanda kehormatan tersebut menegaskan peran ASN sebagai penggerak utama peningkatan kualitas pendidikan.

Tiga penerima penghargaan tersebut yakni, pertama Asrul seorang guru SMKN 1 Kabupaten Mamasa yang menerima Satyalancana Karya Satya 10 tahun. Kedua  Sriwati, Kepala Seksi Evaluasi pada UPTD Balai Layanan Data dan Teknologi Informasi Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, yang menerima Satyalancana Karya Satya 20 tahun.

Terakhir Jamal Abdullah, Kepala Cabang Dinas Wilayah 2 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun.

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta perwakilan Kementerian Pendidikan. Hadir pula Haris Iskandar, Widya Prada Ahli Utama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, yang mewakili Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Dalam amanatnya, Suhardi Duka menekankan pentingnya dedikasi berkelanjutan dalam membangun kualitas pendidikan di daerah. Ia menilai kontribusi ASN menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan pendidikan di Sulawesi Barat.

Momentum Hardiknas, menurutnya, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing sumber daya manusia.

Peringatan Hardiknas 2026 juga menjadi pengingat bahwa sektor pendidikan memegang peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan.