Lima Staf DKPPKB Sulbar Ikut Pelatihan Nasional, Perkuat Perencanaan Kesehatan Berbasis Data

waktu baca 1 menit

Makassar – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulawesi Barat mengirim lima staf untuk mengikuti pelatihan perencanaan pembangunan kesehatan (RENKESDA) tingkat nasional. Kegiatan ini berlangsung di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar pada 4–9 Mei 2026.

Pelatihan ini menargetkan peningkatan kapasitas aparatur dalam menyusun perencanaan kesehatan yang terarah, terukur, dan berbasis data. Langkah ini dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang di daerah.

Program tersebut mendapat dukungan Global Fund melalui skema Resilient and Sustainable Systems for Health atau GF-RSSH. Materi pelatihan mencakup penguatan perencanaan dan penganggaran program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).

Materi lainnya menyangkut analisis kualitas belanja kesehatan, penguatan laboratorium, integrasi layanan primer, hingga monitoring dan evaluasi.

Pendekatan ini untuk membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat efektivitas program prioritas di daerah.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam membangun sistem kesehatan yang kuat dan pelayanan yang berkualitas.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas perencana dalam menentukan arah kebijakan kesehatan.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap staf yang mengikuti dapat meningkatkan kompetensi dalam menyusun dokumen perencanaan yang berkualitas, berbasis data, serta mampu mengintegrasikan program prioritas secara efektif,” pungkasnya.