Tak Ingin Sulitkan Masyarakat, Anggota DPR Zulfikar Suhardi Minta Distribusi LPG 3 Kg Lebih Aksesibel

waktu baca 2 menit

JakartaKebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang memangkas distribusi gas LPG 3 kg hanya sampai ke pangkalan telah menyebabkan antrean panjang di seluruh Indonesia.

Anggota DPR RI, Muhammad Zulfikar Suhardi (MZS), dengan tegas mengemukakan pendapatnya secara lantang. Menurut dia, kebijakan itu tidak boleh tidak menyulitkan masyarakat. Apalagi, sudah mendakati momentum bulan suci Ramadan.

Lagislator dari Dapil Sulbar ini menyampaikan bahwa perubahan kebijakan seharusnya berpihak kepada rakyat dan menjaga kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok.

“Kebijakan transisi distribusi LPG 3 kg harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat. Jangan sampai perubahan ini justru menyulitkan rakyat, terutama menjelang Ramadan,” ucap Zulfikar, Selasa 4 Februari 2025.

Menurut Zulfikar, LPG 3 kg merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan distribusi LPG 3 kg tetap lancar dan harga terjangkau.

“Kestabilan bahan pokok, termasuk LPG 3 kg, harus dipertahankan, terutama di bulan Ramadan. Masyarakat tidak boleh dibebani dengan kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” tegasnya.

Zulfikar juga mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi yang masif terkait kebijakan transisi distribusi LPG 3 kg. Hal ini penting agar masyarakat tidak kebingungan dan dapat memahami langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah.

“Sosialisasi yang jelas dan transparan sangat diperlukan agar masyarakat tidak resah. Pemerintah juga harus memastikan bahwa tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari situasi ini,” tambahnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat ini juga mengingatkan agar pemerintah memperhatikan ketersediaan stok LPG 3 kg di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami meminta pemerintah untuk memastikan stok LPG 3 kg mencukupi, terutama di daerah-daerah terpencil. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap Zulfikar.

Zulfikar berharap, dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, distributor, dan masyarakat, kebijakan transisi distribusi LPG 3 kg dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gejolak.

“Kami akan terus memantau perkembangan ini dan siap memberikan masukan kepada pemerintah demi kepentingan rakyat,” pungkasnya. (*)

error: Content is protected !!