Dispusip Mamuju Bikin Program Ngabuburead Selama Ramadan, Bentuknya Diskusi Buku Jelang Berbuka Puasa
Mamuju – Dinas perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju mengusung sebuah program dalam mengisi bulan suci Ramadan kali ini.
Program itu diberi nama “Ngabuburead”. Dalam program tersebut, Dispusip memfasilitasi penulis maupun komunitas literasi untuk membedah bukunya atau mendiskusikan sebuah bacaan.
Tak hanya menyajikan ruang intelektual, Dispusip Mamuju juga menyiapkan tempat khusus. Ngabuburead berlangsung di Home Theater Kantor Dispusip Mamuju.
Ruang itu penuh dengan fasilitas penunjang. Ada sound system, kursi berkapasitas 50 orang, AC, dan video wall.
“Ngabuburead kita laksanakan setiap Hari Jumat sebagai untuk meningkatkan literais dan pengetahuan sesuai tupuksi Dinas Perpustakaan,” ujar Kepala Dispusip Mamuju, M. Fausan Basir, kemarin.
Ngabuburead perdana dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2025 dengan mengulas “365 Hari di Tanah Mandar,” karya penulis kondang Sulbar, Adi Arwan Alimin.
Buku itu merupakan semi-biografi yang mengulas kepemimpinan Prof. Zudan Arif Fakrullah selama satu tahun menjabat sebagai Pj Gubernur Sulbar.
Kegiatan tersebut mengundang antusiasi berbagai kalangan. Ngabuburead pertama itu dihadiri banyak peserta dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), pegiat literasi, jurnalis, serta undangan lainnya yang tertarik untuk mendalami isi buku tersebut.
Kesuksesan Ngabuburead perdana itu membuat M. Fausan Basir berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut.
“Untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan minat baca masyarakat,” pungkasnya.





