Dispusip Mamuju Buka Ruang Kolaborasi Ciptakan Masyarakat yang Literat dan Berpengetahuan

waktu baca 2 menit

Mamuju – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju membuka ruang kolaborasi kepada seluruh komunitas dan organisasi yang ingin berkegiatan.

Ruang kolaborasi itu dibuka setelah kantor Dispusip hadir dengan berbagai fasilitas yang lengkap. Di antaranya home theater yang dilengkapi berbagai alat penunjangnya. Ruangan berkapasitas puluhan orang, sound system, wifi, AC, dan video wall.

Selain itu, ada pula ruang pelayanan perpustakaan. Fasilitas ini memiliki ruang baca umum dan anak, ruang multimedia berisi komputer, ruang kerja bersama, dan ruang khusus komunitas.     

Kepala Dispusip Mamuju, M. Fausan Basir menuturkan, semua komunitasi dan organisasi dapat menggunakan fasilitas itu tanpa biaya. Dengan catatan, aktivitas mereka berorientasi pada pengetahuan.

“Instruksi bupati, siapa saja boleh datang dan gratis. Ayo kita kolaborasi untuk jadikan Mamuju ini sebagai kabupaten yang literat,” kata Fausan, siang tadi.

Meski demikian, Fausan meminta agar seluruh fasilitas dijaga dengan baik. Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan aset pemerintah dan diperuntukkan bagi kepentingan publik.

“Sehingga kami minta dijaga agar fasilitas ini bisa awet dan berguna bagi masyarakat,” pintanya.

Selain fasilitas, Dispusip Mamuju pun membuka diri untuk bekerja sama dengan komunitas dan organisasi yang ingin melaksanakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan tupoksinya. Salah satunya di bidang literasi dan layanan perpustakaan.

“Kami selalu terbuka dan bahkan selalu berupaya mengisi ruang-ruang sekecil apapun yang berkaitan dengan literasi dan pengetahuan,” tandas Fausan.

error: Content is protected !!