ASN Sulbar Disiapkan Jadi Ujung Tombak Data Bansos

waktu baca 2 menit

Sulbar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari jejaring pendataan masyarakat untuk program digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Gubernur Sulbar Suhardi Duka meminta seluruh ASN ikut menjadi agen pendataan. Langkah ini ditempuh untuk mempercepat pemutakhiran data masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial pemerintah pusat.

“Pendataan tersebut menjadi bagian penting dalam program digitalisasi Perlindungan Sosial untuk memastikan data masyarakat yang berhak menerima manfaat bantuan sosial dari pemerintah pusat dapat teridentifikasi dengan baik,” kata Suhardi Duka dalam rapat koordinasi program Perlinsos, Jumat (25/9).

Suhardi menargetkan proses pendataan rampung hingga akhir 2026. Data tersebut nantinya menjadi basis penyaluran program bantuan sosial pada tahun berikutnya.

“Data yang dihasilkan selanjutnya akan menjadi basis pemanfaatan program bantuan sosial pada tahun berikutnya,” ucapnya.

Rencana tersebut melibatkan lebih banyak unsur daripada perangkat pemerintah sipil. Pemprov Sulbar menggandeng TNI kewilayahan untuk membantu menjangkau masyarakat hingga tingkat lapangan.

Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI Hartono mengatakan jajaran Dandim, Danramil, hingga Babinsa siap mendukung proses tersebut.

“Semua orang bisa menjadi agen untuk membantu mendata itu,” kata Hartono.

Menurut Hartono, Dinas Sosial tetap menjadi sektor utama dalam pelaksanaan program. Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KominfoSS) berperan memberikan pembekalan teknis mengenai sistem digital yang digunakan.

Sementara aparat kewilayahan akan mendapat pemahaman teknis sebelum membantu pendataan masyarakat sesuai wilayah tugas masing-masing.

“Kita sifatnya nanti akan membantu. Yang mempunyai leading sector adalah Dinas Sosial. Kadis KominfoSS termasuk juga penting karena beliau yang akan memberikan teknik-teknik untuk mengaplikasikan digital tersebut,” jelasnya.

Setelah pembekalan, Babinsa akan membantu proses pendataan pada tingkat kewilayahan.

“Jadi Babinsa akan kita sampaikan teknisnya, nanti biar dia membantu di lapangan,” tutur Hartono.

error: Konten Ini Dilindungi !!!
Putar suara