Sidak Tiga OPD, Sekda Sulbar Soroti Disiplin ASN dan Target PAD

waktu baca 2 menit

Sulbar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar membuktikan komitmen kerja melalui kedisiplinan dan capaian kinerja.

Peringatan itu disampaikan saat Junda melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada tiga organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu (4/11).

Tiga OPD tersebut meliputi Dinas Pangan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Junda didampingi Kepala BKPSDM Sulbar, Herdin Ismail. Sidak tersebut menyasar kedisiplinan aparatur sekaligus efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan.

Junda meminta setiap pimpinan OPD memperkuat pengawasan terhadap bawahannya. Ia menekankan kedisiplinan bukan sekadar urusan kehadiran, melainkan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik.

Perhatian khusus tertuju pada Bapenda. Instansi yang kini berdiri sendiri itu memikul tanggung jawab meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Junda meminta seluruh jajaran Bapenda bekerja serius dan terukur. Optimalisasi potensi pendapatan daerah membutuhkan komitmen seluruh aparatur.

“Pertanyaannya, di mana janji kita untuk mengabdi kepada daerah? Apa bukti dukungan kita terhadap tugas dan fungsi Bapenda? Buktikan melalui kedisiplinan dan kerja yang baik, serius, serta bertanggung jawab,” tegas Junda.

Ia juga mengingatkan keterkaitan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dengan kinerja ASN.

Menurutnya, pemberian TPP harus mempertimbangkan indikator kinerja dan capaian realisasi pendapatan. Setiap pegawai wajib memberikan kontribusi sesuai tanggung jawab masing-masing.

Selain disiplin dan PAD, Junda menyinggung evaluasi penempatan aparatur. Ia menegaskan tidak ada jabatan maupun penempatan yang bersifat permanen.

Evaluasi organisasi akan berlangsung secara berkelanjutan. Penempatan pegawai juga harus mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan prinsip keadilan.

ASN berprestasi dari OPD lain tetap memiliki kesempatan menempati posisi sesuai kebutuhan pemerintahan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab dan pengaruh terhadap keberhasilan pemerintahan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan kedudukan sebagai ASN untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” ucapnya.

Junda turut meminta seluruh ASN meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan kerja. Termasuk menindaklanjuti pegawai yang tidak hadir tanpa alasan jelas.