Tiga Belas Anak Sekolah di Tapalang Diduga Keracunan Menu MBG, Dua Masih Kritis
Mamuju – Sebanyak 13 peserta didik di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat diduga keracunan makanan, siang tadi (24/9).
Tujuh orang dari SDN Taan Galung. Enam lainnya dari SMPN 1 Tapalang. Mereka mual, muntah, dan pusing. Diduga gelaja itu muncul setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Kasi Humas Polresta Mamuju, IPTU Herman Basir menuturkan, mereka masih menjalani perawatan di Puskesmas Tapalang. Bahkan, 2 anak SMPN 1 Tapalang masih kritis. Namun, 4 anak dari dua sekolah itu sudah dipulangkan.
“Itu data terbaru, karena ada tambahan 1 anak lagi. Jadi ada 13 anak yang diduga keracunan. Petugas masih menyelidiki penyebab dan kronologi kejadian,” kata Herman lewat sambungan telepon.
Kapolsek Tapalang, AKP H. Mino mengungkapkan, gejala itu muncul ketika anak tersebut masih berada di sekolah. Tepatnya, ketika mereka hendak pulang.
Namun, ia belum bisa memastikan apakah karena mengonsumsi makanan MBG atau bukan. Polsek dan Polresta Mamuju masih menyelidikinya.
“Petugas dari Polresta Mamuju dan BPOM tadi sudah mengambil sampel makanan untuk diperiksa,” terangnya.
Kepala Balai POM di Mamuju, Burhan Sidobejo, menegaskan sudah mengambil sampel makanan MBG. Tidak hanya di sekolah, tetapi dapur MBG.
“Semua kita bawa untuk dilakukan pengujian supaya kita tahu penyebabnya. Metodenya uji kimia dan mikrobiologi. Estimasi pengujian 4 sampai 5 hari,” tandas Burhan.
Sebelum dan setelah berita ini terbit, redaksi terus berupaya melakukan konfirmasi ke pihak SPPG setempat.





