Pemkesra Sulbar Gandeng MUI Mamuju Perkuat Kerukunan Umat Redam Gesekan Keagamaan

waktu baca 1 menit
Suasana pertemuan Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulbar dengan MUI.

Mamuju – Biro Pemkesra Setda Sulbar membuka jalur koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mamuju pada Selasa (27/1).

Langkah ini menandai upaya pemerintah menguatkan dukungan tokoh agama untuk menjaga stabilitas sosial. Utamanya saat isu keagamaan mudah memanas di ruang publik.

Pertemuan berlangsung di Kantor MUI Mamuju. Pemkesra menempatkan MUI sebagai simpul penting pembinaan umat. Sekaligus mitra rujukan ketika pemerintah perlu memperkuat narasi agama yang moderat.

Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, menegaskan posisi MUI bukan sekadar mitra seremonial. MUI punya pengaruh kuat pada sikap keagamaan masyarakat dan arah pembinaan di tingkat akar rumput.

“Posisi MUI strategis sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam pembinaan umat serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan menyejukkan,” kata Murdanil.

Menurutnya, komunikasi yang rapat dengan MUI berfungsi sebagai pagar sosial. Ketika gesekan muncul, kanal dialog yang sudah terbentuk membuat respons lebih cepat dan terukur, bukan reaktif.

Pemkesra menyatakan kunjungan ini juga mengarah pada sinkronisasi program keagamaan. Tujuannya agar pelaksanaan kegiatan berjalan selaras dan berkelanjutan. Pemerintah ingin program tidak berhenti pada agenda rutin, tetapi terasa dalam bentuk edukasi publik, penguatan moderasi, dan pencegahan potensi konflik sosial.

error: Content is protected !!