Layanan Makin Ngebut, Puskesmas Pasangkayu Siapkan Anggaran Langganan Internet SULBAR Digital 2026

waktu baca 2 menit

Pasangkayu – Ritme pelayanan di Puskesmas Pasangkayu kini melaju lebih kencang. Sejak jaringan program SULBAR Digital aktif, pekerjaan administrasi dan akses aplikasi kesehatan berbasis daring berjalan lebih mulus.

Dampaknya terasa langsung, proses input data, pelaporan, hingga koordinasi layanan tidak lagi tersendat oleh persoalan koneksi.

Kepala Puskesmas Pasangkayu, Anjas, menyebut internet berkecepatan tinggi menjadi penopang utama kerja tenaga kesehatan. Ia menegaskan hampir seluruh layanan administrasi hingga pelaporan kini bergantung pada sistem online, sehingga kualitas jaringan ikut menentukan cepat-lambatnya pelayanan.

“Bantuan jaringan SULBAR Digital sangat membantu pekerjaan layanan administrasi di puskesmas. Apalagi sekarang banyak aplikasi layanan kesehatan yang digunakan untuk efisiensi pekerjaan. Kalau jaringan lambat, tentu pelayanan ikut terhambat,” ungkap Anjas.

Menurut Anjas, stabilitas jaringan memudahkan proses input data pasien, pelaporan program kesehatan, serta komunikasi dengan instansi terkait. Sistem yang lebih responsif ikut menekan waktu tunggu layanan karena petugas bisa mengeksekusi pekerjaan lebih cepat tanpa kendala putus-sambung.

Pihak puskesmas juga mengambil langkah antisipatif agar manfaat program tidak berhenti di tengah jalan. Manajemen mengalokasikan anggaran lanjutan untuk pembayaran langganan internet tahun 2026, demi menjaga konektivitas tetap stabil dan layanan digital tetap hidup.

Selain itu, Puskesmas Pasangkayu merencanakan penambahan perangkat untuk memperluas jangkauan WiFi di area layanan. Anjas berharap Dinas KominfoSS Sulbar dapat memberikan pendampingan, terutama untuk konsultasi teknis dan pemasangan perangkat, agar pengembangan jaringan berjalan tepat dan optimal.

Program SULBAR Digital, yang menjadi bagian dari visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, memang mengarah pada penguatan layanan publik berbasis digital. Di Pasangkayu, manfaatnya mulai terlihat jelas: bukan hanya internet lebih cepat, tetapi juga pelayanan kesehatan yang bergerak lebih tangkas untuk masyarakat.

error: Content is protected !!
Play sound