Kejar Predikat WBK, DPMPTSP Sulbar Rombak Tim dan Genjot Bukti Kinerja

waktu baca 2 menit

Sulbar – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulawesi Barat mempercepat langkah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Upaya itu dilakukan melalui perombakan tim kerja, sekaligus penguatan pemenuhan dokumen Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas.

Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe, memimpin langsung rapat teknis di Mamuju, Kamis (26/3). Forum ini membahas penataan struktur tim agar lebih efektif serta kesiapan bukti dukung sebagai syarat utama penilaian.

Rapat melibatkan seluruh unsur internal, mulai dari pejabat fungsional hingga staf teknis. Pembahasan menitikberatkan pada konsolidasi kerja dan percepatan penyusunan evidence yang menjadi indikator kunci evaluasi Zona Integritas.

Kain Lotong menegaskan, langkah tersebut harus selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulbar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Sinergi antar seluruh unsur di lingkup DPMPTSP menjadi kunci utama dalam mencapai target tersebut,” tegas Kain Lotong.

Ia menilai perubahan komposisi tim menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kinerja. Harapannya penataan ini mampu mempercepat proses pemenuhan dokumen, sekaligus menjaga kualitas hasil kerja.

“Perubahan tim kerja ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja. Khususnya dalam pemenuhan evidence LKE yang menjadi indikator penting dalam penilaian Zona Integritas,” ujarnya.

Kain Lotong juga menekankan pentingnya pola kerja terukur dan kolaboratif. Setiap unit mesti saling mendukung agar target dapat tercapai sesuai rencana.

“Kita harus bekerja secara sistematis, terukur, dan saling mendukung agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal,” tambahnya.

Melalui langkah ini, DPMPTSP Sulbar menargetkan penyusunan evidence berjalan lebih cepat dan terkoordinasi. Instansi ini optimistis dapat memenuhi seluruh indikator penilaian dan meraih predikat Zona Integritas.

error: Content is protected !!