Samkel Masuk SPBU, Bapenda Sulbar Genjot Pajak Lewat Layanan Jemput Bola
Majene — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Barat memperkuat strategi jemput bola untuk mendongkrak kepatuhan pajak kendaraan.
Melalui layanan Samsat Keliling (Samkel), pemerintah menghadirkan pelayanan langsung di SPBU Lembang, Kabupaten Majene, Jumat (27/3).
Langkah ini menyasar titik keramaian guna memangkas jarak dan waktu layanan. UPTD Pelayanan Pajak Majene menilai pendekatan lapangan lebih efektif menjangkau wajib pajak yang selama ini terkendala akses dan kesibukan.
Kepala UPTD Pelayanan Pajak Majene, Dauliyah, mengatakan layanan tersebut dirancang agar masyarakat tidak perlu datang ke kantor Samsat.
“Layanan ini kami hadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya yang sibuk dan tidak memiliki waktu ke kantor Samsat. Dengan mendatangi langsung lokasi strategis seperti SPBU, kami ingin memastikan pelayanan semakin dekat dan mudah diakses,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan di SPBU Lembang, petugas melayani sembilan kendaraan roda dua dengan total penerimaan Rp2.307.000. Angka ini menunjukkan potensi peningkatan pendapatan daerah melalui pendekatan langsung di lapangan.
Respons masyarakat pun cenderung positif. Wajib pajak memanfaatkan layanan cepat di lokasi yang mudah dijangkau, tanpa harus mengantre panjang di kantor induk.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan model layanan seperti ini akan terus diperluas. Ia menilai kedekatan layanan menjadi kunci peningkatan kepatuhan.
“Pelayanan yang mendekatkan diri kepada masyarakat adalah kunci dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak. Kami akan terus mendorong inovasi seperti ini agar penerimaan daerah dapat terus meningkat,” tegasnya.





