Kominfo Sulbar Buka Data Kinerja 2025, Perkuat Digitalisasi hingga Tangkal 460 Serangan Siber

waktu baca 2 menit

Sulbar — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfoss) Provinsi Sulawesi Barat mempublikasikan capaian kinerja sepanjang 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi pemerintahan dan percepatan transformasi digital di daerah.

Langkah itu sekaligus menjawab dorongan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat akuntabilitas serta keterbukaan informasi publik, terutama terkait realisasi program dan penggunaan anggaran.

Kepala Dinas Kominfoss Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengatakan publikasi capaian kinerja menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui sejauh mana program prioritas daerah berjalan, termasuk implementasi visi Panca Daya yang menjadi arah pembangunan Sulbar.

“Agar diketahui publik, khususnya mengenai Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka,” tegas Ridwan Djafar.

Data Kominfoss menunjukkan sektor kesekretariatan mencatat performa tinggi. Realisasi fisik program mencapai 99,88 persen, sedangkan realisasi anggaran menembus 99,62 persen. Pada aspek tata kelola, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) berada di angka 75 poin.

Transformasi digital juga mulai menjangkau sebagian besar layanan pemerintahan. Bidang Teknologi Pemerintahan dan Ekosistem Digital mencatat 97,56 persen OPD telah terhubung melalui jaringan intra pemerintah. Sementara layanan internet publik kini menjangkau sekolah, puskesmas, hingga kantor desa dengan capaian 87,35 persen.

Tangkal 460 Serangan Siber

Di tengah meningkatnya ancaman digital, Bidang Siber dan Sandi memperkuat pengamanan sistem elektronik pemerintah daerah. Sepanjang 2025, Kominfoss mencatat penanganan sembilan insiden siber serta berhasil menangkal 460 serangan yang menyasar sistem elektronik Pemprov Sulbar.

Penguatan keamanan digital juga berlangsung melalui penerbitan 1.243 sertifikat elektronik bagi ASN. Langkah itu dinilai penting untuk mendukung tata kelola administrasi pemerintahan berbasis digital yang lebih aman dan terverifikasi.

Pada sektor komunikasi publik, Kominfoss Sulbar terus memperluas distribusi informasi pemerintah. Rata-rata 200 rilis berita dipublikasikan setiap bulan melalui kerja sama dengan 120 media mitra. Strategi itu ikut mendongkrak Indeks Kepuasan Masyarakat hingga mencapai 84,28 poin.

Sementara itu, Bidang Statistik terus memperkuat akurasi data pembangunan daerah. Tingkat kualitas data tercatat mencapai 87,8 persen. Pemerintah berharap ketersediaan data yang valid dan terukur mampu mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.