Demokrat Sulbar Didesain Makin Agresif, Pasang Target Ambisius dan Geber Struktur Partai hingga Akar Rumput
Mamuju – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat mulai memanaskan konsolidasi politik menuju kontestasi pemilu 2029 mendatang.
Kunjungan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron ke Kantor DPC Demokrat Mamuju pada siang tadi bukan sekadar lawatan semata.
Kehadirannya menandai langkah awal penguatan struktur partai, sekaligus penegasan target elektoral Demokrat Sulawesi Barat.
Kunjungan itu berlangsung jelang Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Demokrat Sulbar. Herman hadir bersama Ketua DPD Demokrat Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan jajaran pengurus partai.
Ketua DPC Demokrat Mamuju Suraidah Suhardi menyambut langsung rombongan di sekretariat partai di Jalan Husni Thamrin, Mamuju.
Selain menyerahkan bantuan satu unit laptop untuk operasional sekretariat, Herman memanfaatkan agenda tersebut untuk memperkuat konsolidasi kader.

Demokrat, kata dia, tidak bisa hanya mengandalkan figur dan momentum politik. Partai harus membangun mesin organisasi yang aktif hingga tingkat paling bawah.
“Mesin partai itu struktur partai. Karena itu struktur wajib sampai tingkat anak ranting,” kata Herman Khaeron di hadapan kader Demokrat.
Pernyataan itu memperlihatkan arah strategi Demokrat menghadapi kontestasi politik mendatang. Partai berlambang mercy tersebut mulai fokus memperkuat basis organisasi setelah menghadapi dinamika politik nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Herman menilai kekuatan struktur menjadi faktor utama untuk menjaga eksistensi partai sekaligus memenangkan pemilu legislatif di semua tingkatan. Karena itu, ia meminta kader mulai memetakan basis pemilih dan menyiapkan strategi jangka panjang.
“Demokrat terus bekerja dan menunjukkan eksistensinya di masyarakat. Itu berkat seluruh kader yang terus bergerak,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan kader agar bersiap menghadapi kemungkinan perubahan sistem pemilu dan pilkada. Menurut dia, seluruh skenario politik perlu diantisipasi sejak dini.
“Kita belum tahu sistem pemilu nanti seperti apa. Bisa jadi pemilu pusat dan daerah dipisah, bisa juga tetap seperti sekarang. Semua kemungkinan harus disiapkan,” jelas Herman.
Bidik Kursi Legislator Lebih Banyak
Dalam forum yang sama, SDK memaparkan target politik Demokrat Sulbar yang jauh lebih ambisius pada Pemilu 2029.
SDK menargetkan penambahan kursi DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten Mamuju sebagai basis utama penguatan partai di Sulbar.
“Mamuju itu harus bertambah satu kursi di provinsi. Jadi yang sekarang ini 3 kursi, dari 9 kursi (Dapil Kabupaten Mamuju), naik menjadi 4 kursi. Kemudian komitmen saya juga di Jakarta, untuk DPRD Mamuju harus bertambah 3 kursi di kabupaten. Yang saat ini 9 kursi, harus naik menjadi 12 kursi,” tegas SDK.
Tidak hanya itu, Demokrat Sulbar juga memasang target kenaikan signifikan untuk perolehan suara DPR RI. Jika pada pemilu sebelumnya Demokrat mengumpulkan sekitar 104 ribu suara, SDK kini membidik angka 200 ribu suara pada 2029.
“Itu harga mati, tidak boleh kurang,” tandasnya.
SDK bahkan menyebut DPP Demokrat mendorong Sulbar merebut dua kursi DPR RI. Namun, target tersebut mensyaratkan perolehan sekitar 330 ribu suara.
“Apakah mampu kita capai 2 kursi? Saya kira kita berniat yang baik, semoga kita capai,” ungkapnya.
Langkah Demokrat Sulbar membaca peta politik lebih awal menunjukkan upaya partai menjaga daya saing menjelang siklus politik nasional berikutnya.
Konsolidasi struktur, penguatan basis kader, dan penetapan target elektoral menjadi sinyal bahwa Demokrat mulai mengunci strategi sejak jauh hari sebelum tahapan pemilu dimulai.


