Ditegaskan Kapolsek, Isu Viral Penculik Anak di Kalumpang Hoaks
Mamuju – Isu dugaan penculik anak yang disebut tertangkap di wilayah Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, viral di media sosial dan memicu keresahan warga. Kepolisian Sektor Kalumpang memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
Kapolsek Kalumpang IPTU Asrul Asfah menegaskan, petugas memang sempat mengamankan seorang pria. Namun, warga itu bukan pelaku penculikan anak. Polisi justru menemukan pria tersebut dalam kondisi tersesat dan mengalami gangguan keterbelakangan mental serta depresi.
Menurut Asrul, hasil penelusuran menunjukkan pria itu berasal dari Kabupaten Mamasa dan kini berdomisili di Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah.
“Setelah dilakukan identifikasi dan penanganan secara humanis, yang bersangkutan telah dipulangkan kembali ke keluarganya di Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah,” ungkap Iptu Asrul Asfah.
Klarifikasi polisi muncul setelah narasi dugaan penculik anak menyebar luas di sejumlah platform media sosial. Informasi yang tidak terverifikasi itu memunculkan spekulasi dan kekhawatiran masyarakat.
Fenomena penyebaran hoaks semacam ini dinilai berbahaya karena dapat memicu kepanikan publik, bahkan berpotensi memunculkan tindakan main hakim sendiri terhadap orang yang belum tentu bersalah. Karena itu, kepolisian meminta masyarakat lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Kapolsek Kalumpang mengingatkan warga agar selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, terutama isu yang menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Bijaklah dalam menggunakan media sosial dan selalu pastikan informasi berasal dari sumber yang terpercaya,” ungkapnya.






