KI Sulbar Puji Informasi Layanan Publik BPJS Kesehatan Cabang Mamuju

waktu baca 2 menit
Ketua Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Iqbal memaparkan materi di acara media workshop yang dilaksanakan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju.

Mamuju – Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengapresiasi informasi layanan publik BPJS Kesehatan Cabang Mamuju karena dianggap inkslusif, efisien, dan adaptif.

Ketua KI Sulbar, Muhammad Iqbal memberikan apresiasi itu usai mengikuti media workshop yang dilaksanakan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, siang kemarin.

Dalam workshop tersebut, BPJS Kesehatan memaparkan berbagai inovasi dan transformasi layanan guna mewujudkan memberikan pelayanan kesehatan yang berkulitas bagi masyarakat.

Baik fitur-fitur dalam aplikasi Mobile JKN, website BPJS, dan standar tinggi bagi frontliner guna memudahkan masyarakat mengakses informasi dan layanan kesehatan.

Menurut Ketua KI Sulbar, Muhammad Iqbal, tolok ukur utama layanan yang baik adalah ketika pelayanan publiknya bisa diakses sepenuhnya oleh masyarakat.

Kata Iqbal, BPJS Kesehatan Cabang Mamuju sudah memberikan pelayanan yang baik melalui berbagai instrumen pelayanannya. Salah satunya melalui digitalisasi program layanan JKN.

“Selama ini BPJS, terutama BPJS Mamuju, kami belum mendapati satu pun sengketa. Berarti pelayanan informasi publik BPJS Mamuju, alhamdulillah bisa diakses oleh masyarakat,” kata Iqbal.

Menurutnya, informasi layanan publik yang diediakan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju sudah cukup baik dan responsif, sehingga tak perlu memberikan saran perbaikan.

“Tidak (saran perbaikan, red). Saya kira pengembangan yang ada di aplikasi Mobile JKN itu saya pikir sudah bagus,” ucapnya.

Mendukung transformasi layanan BPJS Kesehatan, Iqbal akan mendorong agar setiap puskesmas di Sulbar memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Hal itu dianggap penting agar informasi pelayanan kesehatan kesehatam mudah diakses masyarakat.

“Ini yang kita dorong, agar semua informasi pelayanan ada juga ada puskesmas tersedia. Masyarakat bisa mengetahuinya ketika datang karena sudah terpampang di sana,” pungkas Iqbal.

error: Content is protected !!