Kapolda Sulbar Hadirkan Akses Air Bersih di Mamasa, Warga Pepana Akhirnya Nikmati Solusi Lama yang Dinantikan

waktu baca 2 menit

Mamasa — Kepolisian Daerah Sulawesi Barat memperluas peran sosial melalui penyediaan sarana air bersih bagi warga Lingkungan Pepana, Kelurahan Talippuki, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa.

Program ini menjadi bagian dari intervensi langsung Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedalaman.

Fasilitas air bersih tersebut kini resmi beroperasi dan mulai digunakan warga. Kehadirannya menandai jawaban atas persoalan akses air yang selama ini menjadi kendala utama dalam aktivitas harian masyarakat setempat, khususnya pada sektor kesehatan dan kebutuhan domestik.

Peresmian berlangsung melalui kegiatan launching yang melibatkan personel Polsek Mambi bersama warga. Aparat, tokoh masyarakat, serta unsur pemuda hadir menyaksikan langsung mengalirnya air bersih yang selama ini dinantikan.

Kepala Lingkungan Pepana Abdul Hamid M, bersama personel Bhabinkamtibmas Aiptu Hendra dan Brigpol Hamsir, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda juga ikut menyaksikan momen yang berubah menjadi titik penting bagi pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Suasana haru dan gembira muncul ketika air mulai mengalir lancar dari fasilitas yang dibangun. Warga menyampaikan apresiasi karena bantuan tersebut dinilai langsung menjawab persoalan struktural yang telah berlangsung cukup lama.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Sulbar beserta seluruh jajaran. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjawab kebutuhan kami selama ini. Semoga Beliau senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang melimpah untuk bisa terus berbagi dengan masyarakat,” ungkap Kepala Lingkungan Pepana, Abdul Hamid M, mewakili seluruh warga.

Pelaksana Tugas Kapolsek Mambi Ipda Riswandi menegaskan program tersebut merupakan implementasi arahan Kapolda Sulbar dalam memperluas fungsi sosial kepolisian. Ia menilai kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mencakup kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Ini adalah bentuk pengabdian kami. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya saat ada masalah keamanan, tapi juga dalam membantu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga,” tutur Ipda Riswandi.

Dengan beroperasinya sarana air bersih tersebut, warga Lingkungan Pepana kini memperoleh akses yang lebih stabil, higienis, dan berkelanjutan. Program ini sekaligus mempertegas pendekatan humanis kepolisian dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil.