Security di Pasangkayu Tewas Diterkam Buaya, Diseret 50 Meter
Pasangkayu – Agus (40), seorang petugas keamanan, tewas setelah diterkam buaya di Sungai Lariang, Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Buaya itu menyeret korban sejauh sekitar 50 meter. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.10 WITA, Senin (26/10).
Agus merupakan warga Dusun Salupontu, Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang. Saat kejadian, korban bekerja bersama rekannya, Karli.
Keduanya turun ke sungai untuk memperbaiki pipa. Pipa itu mengalirkan pasir dari sungai menuju daratan. Saat berada di air, seekor buaya tiba-tiba muncul. Hewan tersebut langsung menerkam dan menarik Agus ke bawah permukaan.
Buaya itu kemudian menyeret korban hingga sekitar 50 meter. Warga yang menyaksikan kejadian segera berupaya memberikan pertolongan.
“Korban akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga, namun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka pada bagian dada,” ujar Kapolsek Baras, IPTU Fantri Alfaisar, siang tadi.
Tim medis Puskesmas Baras 5 turut memeriksa kondisi korban. Fasilitas kesehatan itu berada di Desa Parabu, Kecamatan Baras. Petugas medis kemudian menyatakan Agus telah meninggal dunia.
Personel kepolisian kemudian mendatangi rumah duka korban. IPTU Fantri Alfaisar turut menyampaikan duka cita. Ia pun berharap keluarga korban mendapat ketabahan menghadapi musibah tersebut.
IPTU Fantri mengimbau warga menghindari kawasan yang rawan serangan buaya. Jika menemukan buaya, segera laporkan kepada pihak berwenang.
Polsek Baras pun mengingatkan masyarakat mengutamakan keselamatan saat bekerja. Terutama ketika beraktivitas di sungai yang menjadi habitat satwa liar.





