Sekolah Pelopor Keselamatan, Strategi Polda Sulbar Cetak Pelajar Tertib Lalu Lintas dari Bangku SMA
Sulbar – Ditlantas Polda Sulawesi Barat mulai menggeser pendekatan keselamatan lalu lintas dengan menjadikan sekolah sebagai pusat pembentukan budaya disiplin di jalan.
Program Sekolah Pelopor Keselamatan dan Tertib Berlalu Lintas kini didorong sebagai wadah lahirnya duta keselamatan dari kalangan pelajar.
Langkah ini dibahas bersama Dinas Pendidikan Sulbar dalam pertemuan di Mamuju, Selasa (21/4/2026). Fokus utama bukan sekadar edukasi, melainkan membangun karakter pelajar agar mampu menjadi contoh dan penggerak di lingkungan masing-masing.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulbar Kompol Febrian Eko Putra menilai sekolah memiliki posisi strategis untuk membentuk kebiasaan disiplin sejak dini. Melalui program ini, pelajar diarahkan agar aktif menyuarakan pentingnya keselamatan berkendara.
“Kami berharap melalui sinergi dengan Dinas Pendidikan, budaya tertib berlalu lintas dapat ditanamkan sejak di bangku sekolah, sehingga angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dapat ditekan seminimal mungkin,” tutur Kompol Febrian Eko Putra.
Konsep sekolah pelopor menempatkan siswa bukan hanya sebagai objek sosialisasi, tetapi subjek perubahan. Mereka didorong menyebarkan pesan keselamatan kepada teman sebaya, keluarga, hingga masyarakat luas.
Pendekatan ini sekaligus menjawab tantangan tingginya angka kecelakaan yang melibatkan usia muda. Ditlantas melihat pola edukasi konvensional belum cukup kuat mengubah perilaku, sehingga perlu model partisipatif berbasis komunitas sekolah.
Jika berjalan konsisten, program ini berpotensi melahirkan generasi pengendara yang lebih sadar risiko, patuh aturan, dan berperan aktif menjaga keselamatan di jalan.






