SI-ASN Jadi Tumpuan Manajemen Talenta: BKPSDM Sulbar Masifkan Sosialisasi, Cegah Bias Interpretasi
Mamuju – Pemprov Sulbar sedang menggodok implementasi manajemen talenta ASN. Data Sistem Informasi ASN (SI-ASN) pun krusial sebab jadi fondasi penerapannya.
Kebijakan ini berlaku mulai tahun ini. Promosi dan mutasi ASN sepenuhnya akan berdasar pada sistem merit berbasis manajemen talenta.
Mengantisipasi bias informasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggencarkan sosialisasi. Topik sentral berkutat pada penjelasan teknis pemutakhiran data ASN.
Kegiatan ini berlangsung melalui Bidang Pengembangan Aparatur, Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan. Pertemuannya secara virtual lewat zoom meeting, Rabu (7/1).
Sekda Sulbar, Junda Maulana yang memimpin langsung teknis bimbingan ASN itu. Sejumlah pimpinan OPD juga hadir menyaksikan perjelasan teknis SI-ASN.
Menurut Junda, percepatan merupakan kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar. Keduanya menghendaki adanya penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Terutama dalam mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Kendalanya, akurasi data ASN dalam sistem MyASN masih menjadi tantangan. Penyebabnya masih banyak ASN yang belum melakukan pembaruan data secara berkala.
“Setelah kita pelajari data di MyASN, masih terlihat banyak ASN yang belum meng-update data mereka. Akibatnya, data ASN belum sepenuhnya akurat dan hal ini berdampak langsung pada penerapan manajemen talenta,” kata Junda.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan kualitas data ASN merupakan faktor kunci dalam keberhasilan implementasi manajemen talenta.
“Pemutakhiran data SI-ASN bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi menjadi dasar dalam memetakan potensi, kompetensi, dan kinerja ASN secara objektif untuk mendukung pengembangan karier yang berbasis merit,” tandas Herdin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD dapat memahami secara menyeluruh pentingnya akurasi dan kelengkapan data ASN, sehingga implementasi Manajemen Talenta ASN dapat berjalan secara optimal, terukur, dan berkelanjutan.





