Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri Remaja di Polman, Keluarga Tolak Autopsi

waktu baca 2 menit

Polman – Personel gabungan piket fungsi Polres Polewali Mandar mendatangi lokasi dugaan bunuh diri di Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (20/2).

Polisi bergerak setelah menerima laporan masyarakat ke SPKT sekitar pukul 14.00 WITA. Pamapta I Polres Polman, Ipda Mochamad Nursatrya yang memimpin tim piket tersebut.

Setiba di lokasi, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga memeriksa kondisi sekitar untuk memastikan rangkaian peristiwa berjalan jelas dan tidak menyisakan unsur pidana.

Korban berinisial H (18), warga Kelurahan Madatte. Keluarga menyebut korban pertama kali ditemukan oleh ibu korban sekitar pukul 11.00 WITA ketika hendak mengecek kondisi korban di kamar lantai dua rumah.

Keluarga kemudian membawa korban ke RSUD Hj. Andi Depu untuk penanganan medis, namun pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia sebelum tiba.

Pamapta I Polres Polman, Ipda Mochamad Nursatrya, S.Tr.K. menyampaikan, pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban selain bekas jeratan pada leher.

“Kami langsung melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal di TKP. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain luka jerat di leher korban,” ungkapnya.

Pihak keluarga menolak autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai ketentuan agama.

Hingga kini, Polres Polman masih mendalami peristiwa tersebut untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana.

Polres Polman juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga dan segera melapor jika menemukan kejadian menonjol.

error: Content is protected !!
Play sound