RSUD Sulbar Perkuat Pasokan Darah, Gandeng UPTD agar Layanan Lebih Cepat dan Aman

waktu baca 2 menit

Sulbar – RSUD Provinsi Sulawesi Barat memperkuat sistem layanan kesehatan dengan menjalin kerja sama strategis bersama UPTD Pengelola Darah. Langkah ini menargetkan ketersediaan darah yang cepat, aman, dan sesuai kebutuhan pasien, terutama dalam kondisi darurat.

Koordinasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung pada Senin, 6 April 2026, di ruang Kepala Bidang Penunjang. Manajemen RSUD Sulbar dan tim UPTD Pengelola Darah membahas skema teknis pengelolaan, distribusi, hingga pemenuhan stok darah.

Kerja sama ini menjadi respons atas kebutuhan layanan medis yang menuntut kecepatan dan ketepatan. Ketersediaan darah selama ini kerap menjadi faktor krusial dalam penanganan pasien, khususnya pada tindakan medis mendesak.

Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut dalam meningkatkan mutu layanan rumah sakit.

“Melalui penguatan kerja sama ini, kami berharap kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi secara optimal, sehingga pelayanan lebih cepat dan mengutamakan keselamatan pasien,” kata dr. Musadri Amir Abdullah.

Pihak UPTD Pengelola Darah juga menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kebutuhan RSUD Sulbar. Plt. Kasubag Umum dan Kepegawaian, Ida Supiani, menekankan komitmen menjaga kualitas dan standar pelayanan darah.

Kerja sama ini sekaligus mendukung agenda pembangunan daerah melalui program Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menempatkan peningkatan kualitas layanan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan sumber daya manusia.

Dengan kesepakatan tersebut, kedua pihak menargetkan sistem pengelolaan darah yang lebih terintegrasi. Efektivitas distribusi dan ketepatan suplai diharapkan mampu menekan kendala di lapangan serta mempercepat penanganan pasien.