Jembatan Pussepang Ambruk, Polisi Tutup Akses dan Amankan Lokasi

waktu baca 1 menit

Polman – Jembatan Pussepang di Dusun III Pussepang, Desa Jambu Malea, Kecamatan Tapango, ambruk sekitar pukul 09.00 WITA, Senin (4/5). Polisi langsung menutup akses dan mengamankan lokasi untuk mencegah risiko lanjutan.

Personel Polsek Tapango bergerak cepat melakukan pemantauan dan pengamanan di titik kejadian. Petugas memasang garis polisi serta membatasi aktivitas warga di sekitar jembatan.

Kapolsek Tapango, IPTU Muhammad Ishak menyatakan pihaknya segera turun ke lapangan setelah menerima laporan.

“Kami bersama personel langsung melakukan monitoring di lokasi serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati maupun melintas di area jembatan demi keselamatan bersama,” ujar IPTU Muhammad Ishak.

Dugaan awal menunjukkan arus Sungai Mandar yang deras akibat hujan intens sehari sebelumnya menggerus pondasi sisi timur jembatan. Kondisi ini membuat struktur tidak mampu bertahan hingga akhirnya runtuh.

Jembatan Pussepang selama ini menjadi jalur penghubung penting antara Kecamatan Tapango, Mapilli, dan Matangnga. Kerusakan ini langsung mengganggu mobilitas warga yang kini harus mencari jalur alternatif.

Pemerintah Desa Jambu Malea telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Polewali Mandar untuk penanganan lanjutan. Sementara itu, kepolisian terus mengawasi lokasi guna memastikan keselamatan warga tetap terjaga.

Polisi mengingatkan masyarakat agar mematuhi pembatasan akses dan tidak mendekati area jembatan selama proses penanganan berlangsung.